Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Perak Capai Rekor Baru di $72
Wednesday, 24 December 2025 10:52 WIB | SILVER |SILVER

Harga perak terus melambung, mencapai $72,22 per ons pada 24 Desember 2025, mencatatkan rekor tertinggi baru dalam sejarah pasar logam mulia. Lonjakan harga ini mencerminkan permintaan yang sangat kuat baik dari sektor investasi maupun industri, serta harapan bahwa kebijakan moneter global akan semakin longgar di masa depan. Para investor semakin mengalihkan perhatian mereka ke perak sebagai aset aman di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi.

Permintaan global untuk perak, terutama dari sektor energi terbarukan, elektronik, dan otomotif, semakin meningkat. Di samping itu, ketegangan geopolitik dan risiko pasokan telah memperburuk kondisi pasar, mendorong harga perak lebih tinggi. Pasokan yang terbatas di pasar utama dan meningkatnya kebutuhan akan logam ini semakin memperkuat tren bullish perak.

Selain itu, perak kini tidak hanya dilihat sebagai aset lindung nilai tetapi juga komoditas industri yang sangat penting, membuat harganya semakin menarik bagi investor. Permintaan untuk perak diperkirakan akan terus meningkat, dengan banyak analis memprediksi bahwa pasar akan tetap menunjukkan pertumbuhan struktural yang kuat dalam jangka panjang.

Pada tahun 2025, perak telah mengalami kenaikan harga yang spektakuler, mengungguli banyak komoditas lainnya. Dengan harga yang terus meningkat, para investor semakin tertarik untuk masuk ke pasar ini, meskipun ada beberapa risiko volatilitas. Banyak yang bertanya-tanya apakah harga perak akan terus menanjak atau ada koreksi besar yang menanti.

Kenaikan harga perak ini didorong oleh ekspektasi suku bunga yang lebih rendah dan penguatan daya tariknya di pasar ETF logam mulia. Ketegangan global, seperti yang terjadi di Venezuela dan kawasan Timur Tengah, hanya menambah tekanan terhadap pasokan dan mendorong harga perak lebih tinggi.

Melihat permintaan yang terus meningkat dan ketidakpastian yang ada, banyak analis memperkirakan harga perak akan tetap berada dalam tren naik di tahun-tahun mendatang. Para investor akan terus memantau dinamika pasar yang didorong oleh kebijakan moneter global dan faktor-faktor geopolitik yang terus berkembang.(asd)

Sumber : Newsmaker.id

RELATED NEWS
Perak Terkoreksi, Investor Mulai Ambil Untung...
Wednesday, 7 January 2026 17:14 WIB

Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...

Perak Bisa Jadi Primadona Sekarang!...
Wednesday, 7 January 2026 08:12 WIB

Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...

Harga Perak Kembali Menguat...
Tuesday, 6 January 2026 23:23 WIB

Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...

Perak Mulai Bersinar di Awal 2026, Ada Sinyal Besar dari Ekonomi Global?...
Friday, 2 January 2026 08:02 WIB

Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...

Perak Stabil di Hari Terakhir Tahun, Investor Masih Hati-Hati...
Wednesday, 31 December 2025 08:16 WIB

Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS